Informasi LainnyaPAUDSD KebunUncategorized

Sekolah di ruang terbuka : Green Therapy

SEKOLAH DI RUANG TERBUKA⁣⁣
⁣⁣
Menurut data Satgas Covid-19, peningkatan kasus positif belakangan ini banyak didominasi kluster perkantoran, seiring dibukanya kembali aktivitas dunia usaha. Hal ini tidak mengherankan, mengingat hampir semua perkantoran memiliki sirkulasi udara tertutup dan ber-AC. Mengutip pakar epidemi, potensi penularan di ruang tertutup jauh lebih tinggi, apalagi jika tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.⁣⁣
⁣⁣
Belajar dari hal tersebut, rencana pembukaan sekolah di zona hijau dan kuning, seharusnya juga memperhatikan masalah penggunaan ruang kelas. Kelas harus memiliki sirkulasi udara yang lancar. Jendela-jendela harus dibuka, dan penggunaan AC harusnya tidak diperbolehkan. Kelas model saung terbuka, relatif lebih aman karena lebih bagus sirkulasi udaranya.⁣⁣
⁣⁣
Tapi yang lebih aman lagi adalah jika kegiatan belajar dilakukan di ruang terbuka. Di taman, di bawah pohon, di kebun, dalam kelompok kecil dengan pengaturan jarak dan tetap pakai masker. Menurut ahli epidemologi Jepang, resiko rendah di ruang terbuka dipengaruhi faktor angin dan sinar matahari. Ruang terbuka mencegah virus menumpuk dalam konsentrasi banyak dan terhirup.⁣⁣
⁣⁣
Sebenarnya sudah ada referensi model ‘sekolah terbuka’ saat pandemi. Saat wabah awal abad 20, banyak sekolah di Amerika dan Eropa yang diubah menjadi “open-air school”. Saat pandemi sekarang, di Kashmir, India, kegiatan sekolah di tempat terbuka telah dijalankan. Sementara di beberapa kota di Indonesia, kegiatan untuk anak-anak di alam terbuka, diadakan secara terbatas dalam format ‘green therapy’ oleh komunitas sekolah alam. ⁣⁣
⁣⁣
Mengingat pandemi (mungkin) masih panjang, saya mengajak para pegiat pendidikan untuk terus mencari model dan metode yang lebih efektif untuk memenuhi hak anak; belajar dan bermain dalam kondisi aman dan sehat. Sampai saat ini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih terus disempurnakan. Jika kondisi sudah memungkinkan, PJJ bisa dikombinasikan dengan ‘sekolah terbuka’. Saya pikir, ini solusi yang lebih kreatif dan aman, daripada memasang kotak pelindung plastik di meja kelas yang ventilasinya tertutup dan ber-AC.⁣⁣
⁣⁣
Salam sehat, AGY.⁣⁣
⁣⁣
Sumber foto: ⁣⁣
bbc.com; tvo.org; nytimes.com

Copas FB AGY

Puji Hartono

-Khairunnas Anfa'uhumlinnas -Prajurit Laut Putra Samudera -Jadikan diri kita sebab atas kebahagiaan orang lain -You Will When You Believe -Tidak ada pilihan lain kecuali berniat baik, berfikir, berucap dan bertindak baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!